KEPRIBADIAN BUDAYA TIMUR
Kepribadian
adalah suatu pola sikap yang mencerminkan sifat atau karakter seseorang dengan
lingkungannya. Kepribadian bangsa timur dapat dikatakan sebagai sikap yang
dimiliki oleh suatu negara yang memiliki penyesuaian diri yang unik terhadap
lingkungannya. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang
memiliki sifat toleransi yang tinggi. Dalam berdemokrasi bangsa timur umumnya
aktif dalam mengutarakan aspirasi rakyat.
Kepribadian
bangsa timur juga identik dengan tutur kata yang lemah lembut dan sopan dalam
bergaul maupun berpakaian. Terdapat ciri khas dalam berbagai negara yang
mencerminkan negara tersebut memiliki suatu kepribadian yang unik.
Bangsa timur memiliki rasa toleransi yang
tinggi,di dunia bangsa timur dikenal dengan bangsa yang baik dan bersahabat. Bangsa
timur juga identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut
hitam, berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih, bermata sipit.
Sebagian besar cara berpakaian orang timur lebih sopan dan tertutup mungkin
karena orang timur kebanyakan memeluk agama islam dan menjunjung tinggi norma-norma
yang berlaku. Namun pada zaman sekarang ini orang timur kebanyakan meniru
kebiasaan orang barat.
Dengan perkembangan budaya barat yang pesat
memberikan dampak pada budaya timur. Pengaruh itu datang dari mana saja. Orang-orang
mulai mengikuti cara berpakaian mereka,tingkah laku mereka, dan secara tidak
langsung menghilangkan kebudayaan bangsa timur itu sendiri. Kebiasaan orang
barat yang tidak sesuai atau bertentangan dengan kebiasaan orang timur dapat
mempengaruhi orang timur itu sendiri. Kita tidak bisa selalu mengatakan bahwa
budaya timur lebih baik daripada budaya barat, menurut saya situasi dan kondisi
yang berperan penting dalam menentukan berdasarkan budaya mana orang harus
menyelesaikan suatu masalah. Kita dituntut untuk memiliki beberapa pertimbangan
yang bersifat menyeluruh.
Dan dalam budaya timur terdapat dua jenis bahasa
yang digunakan yaitu bahasa halus dan bahasa kasar. Bahasa halus biasanya
digunakan untuk berbicara secara formal dan sopan yang ditujukan kepada orang
yang lebih tua maupun kepada orang yang memiliki status sosial lebih tinggi,
seperti antara karyawan dengan direktur perusahaan. Sedangkan bahasa kasar
digunakan untuk berbicara sehari-hari yang lebih bersifat santai. Biasanya
digunakan untuk berbicara kepada teman sebaya.
Bangsa timur memiliki adat istiadat yang sang
sangat unik. Mereka sangat percaya terhadap hal-hal yang bersifat mistik,
ghaib, dan berbau supranatural.
Contoh
kebiasaan yang dilakukan oleh bangsa timur :
1. Cium Tangan Pada Orang Tua
Biasanya perilaku ini
dibilang “salim“, hal ini merupakan kewajiban anak kepada orang tua disaat
ingin pergi ke sekolah atau berpamitan ke tempat lain. Sebenarnya hal ini
penting karena selain menanamkan rasa cinta kita sama ortu, cium tangan itu sebagai
tanda hormat dan terima kasih kita sama mereka.
2. Penggunaan tangan kanan
Saya rasa budaya barat
tidak masalah dengan penggunaan tangan baik kanan ataupun kiri, tapi hal ini
bukanlah budaya kita. Budaya kita sangat mengajarkan untuk berjabat tangan,
memberikan barang, ataupun makan menggunakan tangan kanan. (Kecuali memang di anugerahi
kebiasaan kidal sejak lahir).
3. Senyum dan Sapa
Bangsa kita sangat identik
dengan ramah tamah dan murah senyum. Jadi, jangan sampai hilang, karena tidak
ada ruginya juga kita melakukan hal ini, dan juga bermanfaat bagi kita sendiri.
Karena senyum itu ibadah dan sapa itu menambah keakraban dengan sekitar kita.
4. Musyawarah
Satu lagi budaya yang sudah
jarang kita temui khususnya di kota-kota besar misalnya Jakarta.
Kebanyakan penduduk di kota besar hanya mementingkan egonya masing-masing,
ingin jadi pemimpin kelompok ini itu dan bahkan suka main hakim sendiri. Tapi
kalau kita melihat desa-desa yang masih menggunakan budaya ini mereka hidup
tentram dan saling percaya, bahkan tidak ada yang namanya saling sikut dan
menjatuhkan, semua perbedaan di usahakan secara musyawarah dan mufakat. Jadi
sebaiknya Anda yang ‘masih’ merasa muda harus melestarikan budaya ini demi
keberlangsungan negara Indonesia yang tentram dan cinta damai.
5. Gotong Royong
Kita sebagai generasi muda seharusnya
mulai menimbulkan lagi rasa simpati dengan membantu sesama, karena dengan
kebiasaan seperti inilah bangsa kita bisa merdeka saat masa penjajahan, tidak
ada rasa curiga, dan persatuan yang kuat.





Komentar
Posting Komentar